GO UP
wisata bawah laut anambas

About Us

Sekilas Anambas

Wonderfull Anambas

Kepulauan Anambas merupakan kabupaten termuda di Kepulauan Riau yang  dibentuk berdasarkan Undang Undang Nomor 33 Tahun 2008. Terletak di sisi Utara Provinsi Kepulauan Riau, kabupaten ini memiliki wilayah yang 98,73 persennya adalah lautan. Daratannya hanya berluas sekitar 1,27 persennya.

Total pulaunya berjumlah 238 buah, membentang dari Pulau Tokong Malang Biru hingga Pulau Tokong Berlayar. Lima di antaranya merupakan pulau terdepan yang berbatasan dengan perairan negeri tetangga. Dari jumlah itu, hanya sekitar 26 pulau yang telah jadi pemukiman penduduk sedangkan sisanya 212 buah, tidak berpenghuni.

Dengan bentangan laut yang berluas tidak kurang dari 46.664,15 Km2, tak salah kalau kabupaten ini dijuluki sebagai negeri bahari. Sebagian besar penduduknya yang berjumlah sekitar 45 ribu jiwa, mengandalkan hidup dari laut. Hanya sebagian kecil saja yang bermatapencaharian sebagai pekebun, sementara sebagian lagi adalah pegawai negeri serta pedagang.

Di luar gas, minyak bumi serta perikanan, dengan karakteristik wilayah yang sebagian besarnya berupa lautan, Anambas memiliki potensi wisata bahari yang luar biasa. Apalagi, jamak diketahui, perairan Anambas termasuk berada pada jalur New Regional Cruise Corridors, yang menghubungkan Singapura, Filipina serta Hongkong. Jadi, tidak berlebihan kalau di masa mendatang Anambas bakal tampil sebagai destinasi bahari terdepan di wilayah Barat Indonesia.

Sementara itu untuk menunjang aktifitas kepariwisataan itu, kabupaten ini telah dilengkapi infrastruktur yang cukup memadai. Seperti keberadaan pelabuhan laut, pelabuhan udara, jaringan komunikasi dan perbankan. Sarana dan prasarana wisata, dari tahun ke tahun terus juga dibenahi termasuk penguatan aksesibilitas dari dan menuju ke Anambas dan pulau-pulau di sekitarnya.

Aksesbility

Via Laut

Jika para sobat traveller ingin perjalanan yang santai anda bisa menggunakan kapal sebagai trasportasi untuk ke Kepulauan Anambas. Anda bisa mengecek jadwal kapal pelni di website resmi pelni untuk jadwal ke Kepulauan Anambas khususnya Tarempa dan Letung. Jangan lupa anda harus siapkan perbekalan yang cukup karena dengan menggunakan kapal pelni ini bisa memakan waktu kurang lebih 15-18 jam loh!

Untuk alternatif lainnya, anda bisa menggunakan fast ferry yang dijadwalkan setiap hari senin dan jum’at dari Tanjungpinang ke Tarempa transit ke Letung terlebih dahulu. Untuk jadwal dari Tarempa ke Tanjungpinang fast ferry jalan pada hari selasa dan sabtu. Lama perjalanan menggunakan fast ferry ini kurang lebih 8-9 jam tergantung kondisi cuaca. Tapi untuk informasi, fast ferry jika cuaca extreme jadwal bisa dibatalkan loh! So harus terus cek jadwal ferry ini apabila anda merencanakan perjalanan ke Kepulauan Anambas menggunakan fast ferry pada bulan Nopember – Februari yah!!

Via Udara

Untuk transportasi via udara, sobat traveller bisa menggunakan maskapai penerbangan Wings Air dengan tujuan Batam – Letung (PP). Selain Wings Air, maskapai penerbangan Xpress Air juga melayani rute Batam – Matak (PP) dan Tanjungpinang – Matak (PP). Untuk mendapatkan tiket pesawat ini ternyata sangatlah mudah, anda dapat menghubungi agen perjalanan anda maupun menggunakan aplikasi ticketing yang ada di smartphone anda.

Untuk para traveller yang tidak ingin menghabiskan waktu berlama-lama di perjalanan, tentunya sangat tepat untuk memilih transportasi via udara untuk ke Kepulauan Anambas ini. Perjalanan memakan waktu kurang lebih 1 Jam penerbangan dari Kota Batam ke Letung begitu pula dengan pernerbangan Tanjungpinang dan Batam ke Matak. Jadwal keberangkatan pun di siang hari sehingga memudahkan anda untuk tidak terburu-buru. Betapa beruntungnya penerbangan ini hampir tiap hari bisa diakses loh!! So, para traveller bisa merencanakan perjalanan anda dari saat ini.